You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jabodetabek Bakal Diterpa Hujan dan Angin
photo Doc - Beritajakarta.id

Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan dan Angin

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan disertai kilat dan angin kencang antara siang, sore dan malam hari.

Dini hari potensi hujan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu

"Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang dan Bogor antara siang, sore hingga malam hari," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Senin (27/2).

Camat Mampang Minta Warga Waspada Hadapi Banjir

Pagi hari, umumnya berawan, potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu. Sedangkan siang dan sore hari potensi hujan di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bogor.

Sementara malam hari, potensi hujan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang dan Bogor.

"Dini hari potensi hujan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu," ujarnya.

Suhu udara di Jakarta mencapai 22 - 32 derajat celsius dengan kelembaban udara 55 - 95 persen dan kecepatan angin Selatan - Utara 05 - 22 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12947 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1565 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1559 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1501 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati